Pep Guardiola jarang kehilangan ketenangan di depan publik. Namun, jelang laga tengah pekan ini, ekspresi sang manajer menggambarkan situasi yang tidak ideal. Manchester City akan menjamu Brighton & Hove Albion pada pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Kamis (8/1/2026) pukul 02.30 WIB yang akan disiarkan secara langsung di Website ManiaBola, dengan satu masalah besar: krisis bek tengah.
City datang ke laga ini dengan misi jelas, yaitu memangkas jarak dari Arsenal di puncak klasemen. Namun, dua hasil imbang beruntun dan badai cedera di lini belakang membuat tugas tersebut terasa jauh dari kata mudah. Bagi penggemar Premier League, laga ini langsung menarik perhatian, baik untuk ditonton, dibedah taktiknya, hingga dijadikan bahan prediksi skor dan parlay di Situs Prediksi ManiaBola yang sudah dipercaya jutaan fans bola di Indonesia.
City Tersendat, Tekanan ke Pep Guardiola Menguat

Awal tahun 2026 tidak berjalan mulus bagi Manchester City. Mereka dipermalukan di Etihad setelah kebobolan gol menit ke-94 saat ditahan Chelsea 1-1. Sebelumnya, City juga gagal mencetak gol ketika bermain imbang tanpa gol melawan Sunderland di Hari Tahun Baru, hasil yang memutus laju enam kemenangan beruntun.
Kini, City mengoleksi 42 poin dari 20 pertandingan dan duduk di peringkat kedua, tertinggal enam angka dari Arsenal. Dalam perburuan gelar, margin tersebut terasa signifikan, terutama ketika konsistensi mulai goyah.
Pep Guardiola memahami betul situasinya. Setiap laga kandang kini bukan hanya soal menang, tetapi soal menjaga momentum dan tekanan terhadap pesaing di atas.
Brighton Datang dengan Modal Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Brighton & Hove Albion tiba di Manchester dengan perasaan lebih ringan. Kemenangan 2-0 atas Burnley di American Express Stadium akhir pekan lalu menjadi kemenangan pertama mereka di tahun ini, sekaligus mengakhiri tren enam laga tanpa kemenangan.
Skuad asuhan Fabian Hürzeler menunjukkan permainan kolektif yang rapi. Hasil tersebut sangat penting, mengingat sebelumnya Brighton mencatat tiga kekalahan dan tiga hasil imbang sejak awal Desember.
Brighton kini mengoleksi 28 poin dari 20 laga dan berada di posisi ke-10, sejajar dengan Fulham dan Everton. Secara matematis, mereka masih dalam jalur persaingan papan tengah dan tanpa beban besar, Brighton sering kali justru berbahaya.
Krisis Bek Tengah: Masalah Serius Pep Guardiola

Sorotan utama jelang laga ini adalah kondisi lini belakang City. Pep Guardiola dipastikan kehilangan tiga bek tengah sekaligus. John Stones masih menepi sejak Desember karena cedera paha. Rúben Dias mengalami masalah serupa usai laga melawan Chelsea. Sementara itu, Joško Gvardiol harus absen panjang, lebih dari lima bulan setelah menjalani operasi akibat patah tulang pergelangan kaki.
Cedera Gvardiol menjadi pukulan paling berat. Ia mengalami cedera tersebut setelah tekel keras Cole Palmer dalam laga akhir pekan lalu. Dengan absennya tiga pilar sekaligus, opsi Guardiola di lini belakang menjadi sangat terbatas.
Menariknya, Guardiola menegaskan tidak berencana mencari pengganti di bursa transfer Januari. Keputusan ini menunjukkan keyakinannya pada fleksibilitas skuad, tetapi juga menambah tekanan pada eksperimen taktik yang mungkin harus dilakukan.
Rekor Kontra Brighton dan Tantangan Taktik
Masalah City tidak berhenti di ruang perawatan. Dalam tiga pertemuan terakhir Premier League melawan Brighton, City gagal meraih kemenangan. The Seagulls terbukti mampu menyulitkan tim asuhan Guardiola dengan organisasi permainan dan keberanian menekan.
Dengan krisis bek tengah, Guardiola kemungkinan akan kembali mengandalkan improvisasi, entah menurunkan gelandang sebagai bek darurat atau mengubah struktur permainan. Di sinilah laga ini menjadi menarik secara taktik, dan kerap menjadi bahan diskusi bagi penggemar yang gemar membaca prediksi pertandingan jelang kick-off.
Prediksi Man City vs Brighton ManiaBola
Secara kualitas dan rekor kandang, Manchester City tetap unggul. Etihad masih menjadi benteng kuat, dan tekanan untuk bangkit sangat besar. Namun, absennya para bek tengah membuat keseimbangan tim rawan terganggu.
Brighton datang tanpa beban, dengan kepercayaan diri yang kembali tumbuh. Mereka juga tahu bahwa City sedang tidak dalam kondisi ideal. Dengan semua faktor tersebut, laga ini diperkirakan berjalan ketat.
Prediksi skor ManiaBola:
Manchester City 1-1 Brighton
Hasil imbang mungkin terasa mengecewakan bagi City, tetapi dalam situasi krisis, satu poin bisa menjadi refleksi dari realitas yang harus mereka hadapi.
Catatan Akhir
Laga ini bukan sekadar pertandingan Premier League biasa. Ini adalah ujian bagi Pep Guardiola untuk menilai bagaimana ia mengelola krisis, beradaptasi dengan keterbatasan, dan tetap menjaga City di jalur juara.
Bagi penggemar sepak bola, pertandingan seperti ini selalu menarik untuk diikuti dari berbagai sudut. Mulai dari nonton highlights, mengikuti livestream pertandingan liga dunia, hingga memantau prediksi skor dan parlay, banyak fans memilih melengkapi pengalaman mereka lewat Situs Prediksi ManiaBola yang telah dipercaya jutaan penggemar bola di Indonesia.
