Real Madrid menutup laga kandang pertama mereka di tahun 2026 dengan cara yang meyakinkan. Menjamu Real Betis di Estadio Santiago Bernabeu, Senin (5/1/2026) malam WIB, Los Blancos berpesta lima gol dan menang telak 5-1. Gonzalo Garcia menjadi bintang utama lewat hattrick, sementara publik Bernabeu mendapat malam yang nyaris sempurna.
Laga ini terasa menarik sejak awal, bukan hanya karena skor akhirnya, tetapi juga karena Real Madrid tampil tanpa penyerang utama mereka, Kylian Mbappe, yang harus absen akibat cedera. Namun, absennya Mbappe sama sekali tidak mengurangi ketajaman Madrid. Justru sebaliknya, pertandingan ini menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda jebolan akademi.
Bagi penggemar yang mengikuti LaLiga secara rutin, pertandingan semacam ini selalu menyimpan banyak cerita. Dari performa pemain muda, pola permainan baru, hingga dampaknya ke klasemen, semuanya menarik untuk dibedah baik lewat nonton highlights, mengikuti livestream pertandingan liga dunia, atau membaca prediksi skor dan parlay di Situs Prediksi ManiaBola yang sudah dipercaya jutaan fans bola di Indonesia.
Gonzalo Garcia Tancap Gas Sejak Awal

Sesuai Prediksi Maniabola kemarin Real Madrid langsung tampil agresif sejak menit pertama. Vinicius Junior menjadi motor serangan dari sisi kiri, memaksa Real Betis bertahan dalam blok rendah. Tekanan datang silih berganti, membuat lini belakang tim tamu bekerja ekstra keras.
Peluang berbahaya pertama hadir pada menit ketujuh ketika Vinicius terjatuh di kotak penalti. Namun wasit menilai tidak ada pelanggaran. Madrid tidak mengendur. Mereka terus menekan, mengurung Betis di area sendiri, dan memaksa lawan bertahan dengan jumlah pemain banyak.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20 melalui situasi bola mati. Rodrygo mengirimkan umpan bebas terukur ke tiang jauh, disambut sundulan Gonzalo Garcia yang mengarah ke sudut bawah gawang. Alvaro Valles tak punya banyak ruang untuk bereaksi. Bernabeu pun bergemuruh.
Setelah unggul, Madrid tetap mengontrol permainan. Camavinga dan Tchouameni sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun belum membuahkan hasil. Betis sesekali merespons lewat Nelson Deossa, tetapi ancamannya masih bisa diredam.
Peluang terbaik Betis di babak pertama datang menjelang turun minum melalui sundulan Cucho Hernandez. Sayang, bola masih melebar dan tidak cukup merepotkan Thibaut Courtois. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Madrid, yang terasa cukup aman.
Babak Kedua: Tempo Naik, Gol Mengalir

Memasuki babak kedua, Real Madrid tidak menurunkan tempo. Hanya lima menit setelah restart, mereka menggandakan keunggulan. Federico Valverde mengirimkan umpan akurat yang dikontrol dengan baik oleh Gonzalo Garcia sebelum dilepaskan menjadi tembakan keras ke pojok gawang. Skor berubah 2-0, dan Madrid semakin percaya diri.
Tekanan terus berlanjut dan berbuah gol ketiga pada menit ke-56. Dari sepak pojok Rodrygo, Raul Asencio menyundul bola dengan sempurna ke sudut atas gawang Betis. Gol ini membuat kontrol pertandingan sepenuhnya berada di tangan Los Blancos.
Betis sempat menunjukkan tanda-tanda perlawanan. Pada menit ke-66, Cucho Hernandez memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Madrid, melewati Courtois, lalu menceploskan bola ke gawang kosong. Skor 3-1 memberi sedikit harapan bagi tim tamu.
Momentum Betis nyaris berlanjut. Rodrigo Riquelme dan Giovani Lo Celso sama-sama membentur tiang gawang dalam rentang waktu singkat. Madrid sempat berada di bawah tekanan, namun tetap bertahan dengan disiplin.
Saat Betis mulai berani naik, Madrid kembali menghukum. Pada menit ke-82, Gonzalo Garcia memastikan hattrick setelah menerima assist dari Arda Guler dan menyelesaikannya dengan sentuhan cerdas ke sudut gawang. Gol ini praktis mematikan perlawanan Betis.
Pesta gol ditutup di masa injury time. Fran Garcia menyambut umpan silang Valverde di tiang jauh dan mengubah skor menjadi 5-1. Bernabeu kembali bersorak, menandai malam istimewa bagi Madrid dan khususnya bagi Gonzalo Garcia.
Gonzalo Garcia, Malam Impian Produk La Fabrica

Tanpa Mbappe, sorotan sepenuhnya mengarah ke Gonzalo Garcia. Mengisi posisi ujung tombak, pemain muda ini tampil tanpa beban dan menjawab kepercayaan dengan tiga gol. Pergerakannya tajam, penyelesaiannya tenang, dan kontribusinya terasa nyata sepanjang laga.
Xabi Alonso tak menyembunyikan kepuasannya. Ia memuji kerja keras tim dan menyebut laga ini sebagai malam impian bagi Gonzalo. Lebih dari sekadar hattrick, penampilan Gonzalo dianggap sebagai contoh ideal bagi pemain-pemain akademi Real Madrid.
Performa seperti ini tentu menjadi bahan pembicaraan menarik, bukan hanya bagi fans Madrid, tetapi juga bagi mereka yang gemar mengikuti perkembangan pemain muda dan membaca prediksi pertandingan ke depan.
Dampak ke Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Kemenangan ini membuat Real Madrid mengoleksi 45 poin dan tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona, yang unggul empat angka. Persaingan di papan atas LaLiga masih terbuka, dan Madrid menunjukkan bahwa mereka tetap kompetitif meski tanpa beberapa pemain kunci.
Real Betis, di sisi lain, tetap berada di posisi enam dengan 28 poin. Kekalahan telak ini menjadi pengingat bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi mereka jika ingin bersaing lebih tinggi.
Setelah ini, Real Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di ajang Piala Super Spanyol pada Jumat (9/1/2026), laga besar yang selalu sarat gengsi. Sementara itu, Real Betis dijadwalkan bertemu Real Oviedo di lanjutan LaLiga sehari berselang. Jangan sampe ketinggalan aksi seru tim jagoanmu, nonton Live La Liga di Maniabola gratis! Daftar dan jadi bagian komunitas bola terbesar di Indonesia.
Bernabeu, Gonzalo Garcia, dan Pesan untuk LaLiga
Laga ini bukan sekadar kemenangan besar. Ini adalah pesan. Real Madrid menunjukkan kedalaman skuad, keberanian memberi panggung pada pemain muda, dan kemampuan menjaga standar permainan di level tertinggi.
Bagi penggemar sepak bola, pertandingan seperti ini selalu menarik untuk diikuti dari berbagai sisi. Mulai dari nonton highlights, mengikuti livestream pertandingan liga dunia, hingga membaca prediksi skor dan parlay, semuanya menjadi bagian dari menikmati kompetisi. Di situlah banyak fans memilih melengkapi pengalaman mereka lewat Situs Prediksi ManiaBola, yang prediksinya sudah dipercaya jutaan penggemar bola di Indonesia.
Musim masih panjang, persaingan belum selesai, dan Bernabeu baru saja mengingatkan semua orang bahwa Real Madrid selalu punya cerita untuk diceritakan.
