Atletico Madrid menghancurkan Barcelona. Bukan sekadar menang, tapi membungkam, menekan, lalu menguliti pertahanan Blaugrana tanpa ampun di Metropolitano. Skor 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 ini terasa seperti pernyataan keras: Atletico sedang serius, dan Barcelona sedang dalam masalah besar.
Kalau kamu bangun dini hari berharap duel sengit dua raksasa Spanyol, yang terjadi justru pertunjukan satu arah. Dan semuanya dimulai… cuma dalam enam menit. Baca juga highlights dan prediksi pertandingan dari liga lain di Website Maniaslot!
Pesta Gol Atletico Madrid

Sepak bola kadang kejam, dan Eric Garcia merasakannya langsung.
Baru menit keenam, kesalahan komunikasi di lini belakang Barcelona jadi awal bencana. Backpass yang kurang presisi membuat bola liar di area berbahaya. Pau Cubarsi mencoba menyelamatkan situasi di garis gawang, tapi bola sudah telanjur melewati garis. Gol dicatat sebagai bunuh diri Eric Garcia.
Metropolitano meledak. Atletico unggul 1-0 bahkan sebelum Barcelona sempat menemukan ritme.
Dari momen itu, pertandingan seperti sudah punya arah. Atletico bermain dengan intensitas tinggi khas Diego Simeone: agresif, disiplin, dan tanpa kompromi. Barcelona? Terlihat gugup dan kehilangan kontrol.
Buat yang mengikuti prediksi sebelumnya di Situs Prediksi Maniaslot, sebenarnya ada satu catatan menarik: Atletico punya rekor kandang yang sangat kuat musim ini. Dan malam itu, statistik tidak berbohong.
Delapan menit setelah gol pertama, Atletico kembali menusuk. Serangan cepat dari sisi kanan dimulai oleh Nahuel Molina. Umpan terobosan cerdiknya membelah pertahanan Barcelona yang masih limbung. Antoine Griezmann membaca situasi dengan sempurna, masuk ke kotak penalti, lalu melepas tembakan terarah ke sudut bawah gawang. Gol. 2-0.
Griezmann tak banyak selebrasi berlebihan, tapi ekspresinya cukup menjelaskan: ini bukan sekadar pertandingan biasa.
Barcelona mencoba menguasai bola, tapi setiap kehilangan kecil langsung dihukum oleh pressing Atletico. Simeone seperti sudah mempelajari setiap celah dalam sistem permainan Blaugrana.
Menit ke-33, Atletico belum puas. Julian Alvarez mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti. Ademola Lookman menyambutnya dengan sepakan first-time keras ke sudut bawah gawang. Tidak ada ruang bagi kiper untuk bereaksi.
3-0. Dan babak pertama bahkan belum selesai.
Kalau kamu fans Barcelona, mungkin di titik ini kamu sudah menatap layar sambil bertanya, “Ini mimpi buruk, kan?”. Sayangnya ini belum selesai.
Menjelang turun minum, tepat di menit 45+2, Lookman gantian jadi kreator. Umpannya disambar Alvarez dengan tembakan keras tanpa kompromi. 4-0.
Empat gol. Semua di babak pertama.
Upaya Bangkit yang Pupus oleh VAR

Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba menunjukkan karakter. Penguasaan bola naik hingga 65 persen. Tempo dinaikkan. Intensitas serangan ditambah.
Menit ke-51, Cubarsi sempat mencetak gol dari situasi kemelut. Sekilas terlihat seperti awal comeback.
Tapi sepak bola modern punya satu “hakim” tambahan: VAR. Setelah tinjauan ulang, Lewandowski dinyatakan berada dalam posisi offside tipis dalam proses gol tersebut. Gol dianulir. Harapan Blaugrana pun runtuh.
Atletico tetap solid. Mereka tidak panik. Mereka tidak tergesa. Mereka tahu, keunggulan empat gol adalah aset besar.
Buat yang suka membaca analisis taktik sebelum pertandingan di platform prediksi bola Maniaslot, pola ini sudah bisa ditebak: Atletico unggul cepat, lalu mengunci ruang dan memanfaatkan transisi.
Jika ada satu nama yang akan terus dibicarakan setelah laga ini, itu adalah Eric Garcia.
Selain gol bunuh diri, ia juga diganjar kartu merah di menit ke-85. Awalnya hanya kartu kuning karena pelanggaran keras terhadap Alex Baena. Namun setelah VAR memeriksa ulang, wasit menaikkan hukuman menjadi kartu merah langsung. Barcelona pun harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Malam yang benar-benar ingin dilupakan.
Dalam sepak bola, satu kesalahan bisa mengubah narasi. Tapi di pertandingan ini, kesalahan itu seperti membuka pintu bagi badai yang lebih besar.
Atletico Mengirim Pesan
Kemenangan ini bukan cuma tentang semifinal Copa del Rey.
Ini tentang pesan.
Pesan bahwa Atletico masih relevan. Masih lapar. Masih berbahaya.
Metropolitano malam itu bukan sekadar stadion. Itu panggung demonstrasi kekuatan.
Dan buat fans netral? Ini pengingat bahwa sepak bola selalu penuh kejutan. Tim yang di atas kertas terlihat seimbang bisa berubah jadi cerita satu arah hanya dalam 45 menit.
Kalau kamu tidak mau ketinggalan drama seperti ini, kamu bisa nonton highlights, livestream pertandingan liga dunia, atau cek prediksi skor dan mix parlay akurat di Maniaslot yang sudah dipercaya jutaan fans bola di Indonesia.
Karena kadang, sebelum pertandingan dimulai, ceritanya sudah bisa ditebak. Dan di Maniaslot, kamu bisa jadi yang pertama tahu hasilnya, cukup login dan nikmati pertandingan tim favorit gratis, plus prediksi bola dan mix parlay di Situs Prediksi Maniaslot.
