Los Blancos memulai tahun 2026 dengan situasi yang, jujur saja, agak kontradiktif. Di atas kertas, Real Madrid sedang bagus-bagusnya dengan tiga kemenangan beruntun, Bernabeu kembali bergemuruh, dan posisi klasemen masih aman di papan atas. Tapi di sisi lain, ada satu fakta yang bikin fans mengernyitkan dahi: Real Madrid harus bermain tanpa Kylian Mbappe. Dan ya, itu bukan detail kecil.
Pertandingan Real Madrid vs Real Betis pada pekan ke-18 La Liga 2025/2026 akan digelar di Santiago Bernabeu, Minggu (4/1/2026) pukul 22.15 WIB. Laga ini bisa kamu tonton lewat live streaming, dan seperti biasa, banyak fans Indonesia sudah siap nongkrong malam sambil buka Situs Prediksi ManiaBola buat cari bocoran skor dan parlay.
Awal Tahun yang Tidak Ideal untuk Los Blancos

Secara hasil, Los Blancos memang terlihat stabil. Kemenangan atas Alaves, Talavera, dan Sevilla jadi penutup manis tahun 2025. Tapi kalau ditarik sedikit ke dalam, performa Madrid belum sepenuhnya meyakinkan. Tempo kadang naik-turun, lini belakang rapuh, dan ketergantungan pada momen individu masih terasa.
Absennya Kylian Mbappe karena cedera lutut jelas memperbesar tanda tanya. Mbappe bukan cuma pencetak gol, tapi juga pemecah kebuntuan saat permainan buntu. Tanpa dia, beban kreatif otomatis berpindah ke Jude Bellingham dan lini kedua.
Belum lagi, Eder Militao, Dani Carvajal, dan Trent Alexander-Arnold juga absen. Artinya, struktur pertahanan Los Blancos akan diisi oleh pemain yang minim jam terbang bersama. Ini bukan situasi ideal untuk menghadapi tim seorganisir Real Betis.
Tekanan Masih Menghantui Xabi Alonso
Menariknya, tekanan terhadap Xabi Alonso belum sepenuhnya hilang. Tiga kemenangan beruntun memang membantu, tapi gaya bermain Madrid masih sering diperdebatkan. Ada momen Madrid terlihat dominan, tapi ada juga fase di mana mereka kehilangan kontrol permainan.
Laga melawan Betis ini seperti tes stabilitas awal tahun. Apalagi setelah ini, Los Blancos sudah ditunggu agenda berat: semifinal Piala Super Spanyol kontra Atletico Madrid, lalu fase krusial Liga Champions.
Kalau Madrid terpeleset di sini, narasi “krisis mini” bisa muncul lagi. Dan kita tahu, di Madrid, satu hasil buruk saja bisa jadi bahan diskusi seminggu penuh.
Real Betis Datang Tanpa Beban

Di sisi lain, Real Betis datang ke Bernabeu dengan kepala tegak. Kemenangan 4-0 atas Getafe jadi penutup paruh musim yang sempurna. Manuel Pellegrini berhasil menjaga konsistensi timnya meski harus berbagi fokus dengan Liga Europa.
Betis memang kehilangan beberapa pemain penting seperti Sofyan Amrabat, Abde Ezzalzouli, dan Cedric Bakambu karena AFCON. Tapi kekuatan utama mereka ada di kolektivitas, bukan sekadar nama besar.
Pemain seperti Cucho Hernandez sedang dalam performa terbaik. Tujuh gol di La Liga musim ini cukup jadi alarm bagi pertahanan Los Blancos yang sedang pincang.
Gaya Bermain yang Berpotensi Bentrok
Kalau melihat pola permainan, laga ini berpotensi berjalan terbuka. Los Blancos hampir pasti mendominasi penguasaan bola, menyerang lewat sisi sayap, dan memaksa Betis bertahan dalam blok menengah.
Sebaliknya, Betis akan menunggu momen. Transisi cepat, bola mati, dan eksploitasi ruang di belakang fullback Madrid bisa jadi senjata utama. Ini tipe pertandingan yang sering terlihat “aman” di atas kertas, tapi berbahaya di lapangan.
Buat kamu yang suka menganalisis pertandingan sebelum kick-off seperti ini buruan gabung di Situs Prediksi ManiaBola, karena karena di sini tiap laga dibedah habis dari statistik, performa terkini, head to head, sampai faktor non-teknis yang sering luput dari perhatian, bukan sekadar nebak skor, tapi baca permainan dengan kepala dingin dan data yang valid.
Head to Head: Statistik Tak Pernah Bohong, Tapi…
Secara historis, Los Blancos jelas unggul.
Catatan pertemuan La Liga:
- Real Madrid menang: 64
- Seri: 27
- Real Betis menang: 27
Namun, lima pertemuan terakhir menunjukkan sesuatu yang menarik. Betis tidak mudah dikalahkan, bahkan sempat menang 2-1 pada Maret 2025. Artinya, ini bukan laga “auto-win” seperti yang sering diasumsikan.
Bernabeu memang angker, tapi Betis sudah beberapa kali membuktikan mereka bisa bertahan dan mencuri poin di sana.
Prediksi ManiaBola
Tanpa Mbappe, Los Blancos kemungkinan akan lebih mengandalkan Bellingham sebagai late runner dari lini kedua. Gonzalo Garcia diprediksi starter, meski kontribusi golnya musim ini masih minim.
Dari sisi Betis, absennya beberapa pemain AFCON memang mengurangi opsi rotasi, tapi struktur tim tetap solid. Mereka cukup disiplin untuk bertahan, sekaligus cukup berani untuk menyerang saat peluang muncul.
Secara kualitas individu, Real Madrid tetap unggul. Tapi celah di lini belakang membuat peluang Betis mencetak gol tetap terbuka.
Prediksi skor akhir:
Real Madrid 2-1 Real Betis
Skor tipis, tempo tinggi, dan potensi drama sampai menit akhir, tipe laga yang bikin penonton betah sampai peluit panjang.
Bisakah Los Blancos Bertahan?
Sepak bola selalu lebih seru kalau kita paham konteksnya. Real Madrid vs Real Betis bukan sekadar laga La Liga biasa, ini cerita tentang tekanan, adaptasi, dan ambisi di awal tahun. Karena ini bukan cuma soal tiga poin. Ini soal bagaimana Los Blancos bertahan tanpa Mbappe, bagaimana Xabi Alonso menjawab keraguan, dan apakah Real Betis benar-benar layak disebut kuda hitam musim ini.
Kalau kamu ingin nonton highlight, livestream liga dunia, atau sekadar cari prediksi skor dan parlay yang masuk akal, langsung saja login ke Situs Prediksi ManiaBola. Platform online yang sudah dipercaya jutaan fans bola di Indonesia untuk menemani setiap match besar.
Karena pada akhirnya, nonton bola itu bukan cuma soal siapa menang, tapi soal menikmati ceritanya, dari menit pertama sampai peluit akhir.
